Azab rentenir
AZAB SANG RENTENIR KISAH NYATA
***************
Kisah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, berada di kawasan jawa tengah kabupaten pemalang, kecamatan randudongkal terdapat sebuah desa dimana penduduknya masih begitu taat kepada Tuhannya. Namun setaat-taatnya suatu wilayah pasti masih ada beberapa orang yang berperilaku tercela.
Ibu Tukiyem (bukan nama sebenarnya) adalah seorang istri dari bapak Paijo (bukan nama sebenarnya) hidup bahagia. Bapak paijo dan ibu Tukiyem sendiri dikaruniai dua putra yang sudah remaja, namanya Alex dan Kelek (Bukan nama sebenarnya). Mereka hidup rukun dan saling menyayangi.
Bapak Paijo sendiri bekerja sebagai kuli bangunan dijakarta bersama putra pertamanya, sedangkan putra keduanya menetap di kampung untuk menenmani sang ibu. Hidup keluarga pak Paijo sendiri terbilang makmur lantaran beliau memiliki beberapa petak sawah dan kebun juga motor dan rumah yang bisa dibilang layak untuk dihuni.
Tanpa sepengetahuan bapak Paijo dan anak-anaknya, rupanya ibu Tukiyem memiliki bisnis haram yang dilakukan ibu Tukiyem secara diam-diam di belakang bapak Paijo. Ya, bisnis itu adalah meminjamkan uang dengan bunga (rentenir). Dari bisnis rentenir itulah ibu Tukiyem berhasil mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Dan semakin lama rupanya bisnis tersebut semakin berkembang dan semakin menambah kekayaan ibu Tukiyem.
Dari hasil rentenir tersebut ibu Tukiyem berhasil membeli puluhan gram emas murni yang disembunyikan dari anak dan suaminya. Sampai suatu ketika, semua kebohongan ibu Tukiyem pun terkuak saat Allah SWT mencabut nyawa ibu tukiyem.
Sebelum pemakaman ibu Tukiyem, secara tidak sengaja bapak Paijo menemukan berpulu-puluh gram emas di lemari kamarnya. Hal ini tentu saja membuat bingung seisi rumah. Bagaimana tidak? Dari hasil kerja keras bapak Paijo dan putra pertamanya saja pada saat itu tidak seberapa, lalu tiba-tiba didapati puluhan gram emas dilemari kamarnya. Tentu saja hal ini membuatnya shok.
Perlahan namun pasti, kabar angin pun berhembus. Semakin lama semakin kencang dan akhirnya sampai ke telinga bapak Paijo. Ya, kabar itu adalah tentang pekerjaan ibu Tukiyem sebagai seorang rentenir. Tentu saja pihak keluarga tidak ada yang percaya dengan kabar tersebut sampai suatu ketika para keluarga dan para pelayat yang ikut membantu prosesi pemakaman dikejutkan dengan fenomena yang sama sekali belum pernah disaksikan.
Ya, setelah jenazah ibu Tukiyem dimasukan keliang lahat dan hendak di bacakan doa, mendadak tanah kuburan ibu Tukiyem berlubang dan dari lubang tersebut terlihat dengan jelas kobaran api berwarna hitam yang menyelimuti jelazah ibu Tukiyem (Azab). Sontak saja hal ini mengejutkan seluruh pelayat yang hadir untuk membantu prosesi pemakaman.
Dan dari situlah pihak keluarga dan para penduduk mempercayai apa yang dialami oleh jenazah ibu Tukiyem sebagai sebuah azab dari Allah karena semasa hidupnya ibu Tukiyem menjadi rentenir.
Semoga kisah nyata yang terjadi di desa saya sendiri bisa menjadi pembelajaran, bahwa jika kita hendak meminjamkan uang janganlah menggunakan bunga sebagai syarat untuk melipat gandakan harta kita. Nauzubillah.
Karena setiap perbuatan akan senantiasa mendapatkan ganjaran yang setimpal
https://www.plukme.com/post/1528547646-azab-sang-rentenir-kisah-nyata/amp







Komentar
Posting Komentar